Oleh: wansalex | 16 Desember 2014

CERMIN CEKUNG, PARABOLA DAN HUBUNGAN KEDUANNYA

ST2Intelsat 19 001

Apa kabar sobat-sobat, sudah lama sekali penulis tidak mengisi blog ini akibat kesibukan sehari-hari dan hobi yang baru. Pengen tau hobinya apa? He….yang jelas bukan panjat genting loch, walaupun sering naik-naik ke atas genting. Kebetulan penulis punya hobi berburu, tapi bukan berburu hewan ataupun yang cantik-cantik, melainkan berburu satelit melalui parabola. Ko….satelit diburu sih, aneh-aneh aja penulis. Maksudnya berburu siaran televisi yang direlay oleh satelit, gitu loch….Sebenarnya penulis ini punya hobi nonton bola, tapi penulis rasa semakin ke sini semakin susah nonton bola di TV nasional via parabola. Hal ini mendorong penulis untuk mencari alternatif nonton bola di televisi-televisi luar negeri. Dengan bantuan internet, alhamduliilah penulis bisa menonton siaran bola via parabola termasuk Piala Dunia 2014 kemarin. Sekarang tayangan bola seperti liga-liga Eropa, AFF, UCL, dan yang lainnya bisa ditonton via parabola kecuali tayangan bola liga negara sendiri yaitu ISL. Tapi hati-hati bukannya penulis tidak nasionalis loch….

Berhubungan dengan hobi penulis yang baru, ternyata berburu satelit via parabola berhubungan dengan materi pelajaran IPA kelas VIII semester 2 pada kurikulum KTSP. yaitu pemantulan cahaya dengan alatnya yaitu cermin cekung. Untuk mengetahui hubungan antara cermin cekung dan parabola, penulis akan mencoba membahasnya.

Cermin cekung adalah cermin yang bentuknya lengkung, di mana permukaan cermin yang memantulkan cahaya melengkung ke belakang. ika permukaan cermin cekung yang memantulkan cahaya dihadapkan pada benda yang sangat jauh misalnya matahari, maka berkas cahaya yang dipancarkan matahari akan sejajar dengan sumbu utama cermin cekung, sebagaimana diperlihatkan pada gambar di bawah.

Cermin-cekung-11

Sumbu utama adalah garis khayal yang tegak lurus dengan bagian tengah permukaan cermin cekung. Pada gambar di bawah, garis sumbu utama berhimpit dengan titik potong semua sinar cahaya pantul. Ketika menumbuk permukaan cermin cekung, masing-masing berkas cahaya atau sinar cahaya mematuhi Hukum Pemantulan Cahaya. Di antara sinar datang dan sinar pantul terdapat garis normal yang tegak lurus dengan permukaan cermin yang dilalui sinar cahaya, tetapi garis normal tidak digambarkan. Sudut antara sinar datang dengan garis normal sama dengan sudut antara sinar pantul dengan garis normal. Berbeda dengan cermin datar yang mempunyai permukaan datar sehingga semua garis normal searah, pada cermin cekung garis normal tidak searah karena permukaan cermin cekung melengkung dan tidak datar. Semua sinar pantul tersebut berpotongan pada satu titik yang berhimpit dengan sumbu utama yang dinamakan titik fokus (F).

Dengan demikian prinsip dasar cermin dapat diaplikasikan ke dalam dish parabola yaitu sebagai berikut :

Diketahui bahwa satelit terletak pada jarak sekitar 3.600 KM di atas permukaan bumi, hal sangat jauh bila dibandingkan dengan titik fokus antena parabola. Untuk itu dapat dianggap bahwa :

Jarak satelit ke cermin  > (lebih besar)  Jarak titik fokus ke cermin

 

Sehingga jarak satelit dapat dianggap terletak pada jarak tidak terhingga (S = tak terhingga). Oleh karena frekuensi dari satelit tinggi sekali, maka sinyal satelit dapat digambarkan sebagai sinar (agar mudah dibayangkan).

Diketahui bahwa benda yang memancarkan sinar (gelombang frekuensi tinggi) pada jarak yang jauh sekali akan sejajar dengan sumbu utama dish (sebagai cermin cekung), sehingga berdasarkan prinsip cermin cekung bahwa sinar sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan ke titik fokus. Dengan demikian sinyal-sinyal satelit akan terkumpul di titik fokus bila sumbu dish parabola sejajar dengan sinyal satelit yang datang. Pada titik fokus itu terdapat LNB yang siap untuk menangkap sinyal. Yang dihubungkan dengan kabel ke digital receiver.Dan “cling” tv jadi ada gambarnya.

fokus parabolaCuma perlu diingat! Tidak semua satelit bisa kita taklukan (lock). Satelit yang dapat kita lock di Indonesia dari timur sampai barat dapat dilihat pada gambar berikut :

arah satelit

Seperti inilah hasilnya :

P_Dec11_024938P_Dec11_024752Demikian uraian singkat ini mudah-mudahkan ada gunanya, sampai ketemu lagi dibahasan yang lain.

Sumber :

http://gurumuda.net/cermin-cekung.htm

http://margionoabdil.blogspot.com/2014/10/prinsip-kerja-dish-parabola.html

 


Responses

  1. […] pembahasannya sebelumnya, bahwa parabola prinsipnya sama dengan cermin cekung yaitu memantulkan dan mengumpulkan sinyal pada suatu titik yang disebut titik focus. Di titik focus […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: