Oleh: wansalex | 19 Desember 2014

Belajar Tracking Parabola, Bagian 2

Halo…..bagaimana kabarnya sobat-sobat? Semoga kabarnya baik-baik dan sukses selalu dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Pada postingan sebelumnya penulis sudah membahas tentang satelit, kali ini penulis akan melanjutkan pembahasan mengenai alat yang sangat penting dalam usaha berburu satelit (tracking) yaitu dish parabola.
Dish Parabola
Dish Parabola yang dibahas di sini adalah dish (piringan) parabola yang digunakan untuk mengumpulkan dan memantulkan sinyal dari satelit. Berdasarkan bahannya ada dua macam dish parabola yaitu :


1. Parabola Solid (plat)
2. Parabola Jaring (mesh)

ST2PD 002
Parabola solid dapat digunakan untuk memantulkan sinyal siaran televisi baik untuk sinyal berfrekuensi C Band, Ku Band maupun S Band. Sedangkan parabola jaring sangat cocok digunakan untuk memantulkan sinyal dalam frekuensi C Band. Tetapi parabola solid punya kelemahan ketika cuaca hujan. Hal ini dikarenakan ketika hujan permukaan parabola solid dialiri air sehingga arah pantulan sinyalnya jadi tidak teratur (baur). Bagaimana mengenai harganya? Yang pasti dish solid lebih mahal dibanding dish jaring. Untuk 6 feet solid harganya dikisaran Rp.500 rebuan, sedangkan untuk jaring harganya dikisaran Rp.350 rebuan. Tapi harga itu tidak pasti, tergantung wilayah dimana kita berada.
Ukuran dish parabola dikenal dalam satuan feet. Ukuran feet adalah diameter permukaan atas parabola yang berupa lingkaran. Ukuran dish parabola (1 feet = 30,48 cm) adalah sbb :
5 feet = 152,4 cm
6feet=182,88cm
7feet=213,36cm
8feet=243,84cm
9feet=274,32cm
10feet=304,80cm
11feet=335,28cm
12feet=365,76cm
22 feet = 670,56 cm

contoh-1
Sebagaimana pembahasannya sebelumnya, bahwa parabola prinsipnya sama dengan cermin cekung yaitu memantulkan dan mengumpulkan sinyal pada suatu titik yang disebut titik focus. Di titik focus itulah diletakkan alat yang berfungsi menangkap sinyal yang disebut LNB. Sekarang bagaimana mengetahui jarak fokusnya? Untuk mengetahui jarak fokusnya bisa menggunakan persamaan berikut :

Jarak fokusDemikian pembahasan mengenai dish parabola, insya Allah lain waktu kita teruskan pembahasan berikutnya yaitu tentang LNB dan Receiver.


Responses

  1. […] baik-baik dan sukses selalu. Pada postingan sebelumnya penulis sudah membahas tentang satelit, dish parabola kali ini penulis akan melanjutkan pembahasan mengenai alat lain yang sangat penting keberadaan […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: