Oleh: wansalex | 19 Desember 2014

Belajar Tracking Parabola, Bagian 3

Halo…..bagaimana kabarnya sobat-sobat? Semoga kabarnya baik-baik dan sukses selalu. Pada postingan sebelumnya penulis sudah membahas tentang satelit, dish parabola kali ini penulis akan melanjutkan pembahasan mengenai alat lain yang sangat penting keberadaan dalam berburu satelit yaitu LNB dan Receiver.
LNB
LNB (ow-noise block downconverter) adalah perangkat penerima dipasang di dish parabola yang digunakan untuk penerimaan TV satelit, yang dipantulkan oleh dish. LNB adalah kombinasi dari low-noise amplifier, mixer frekuensi, osilator lokal dan IF amplifier. Ini menerima sinyal gelombang mikro dari satelit yang dikumpulkan oleh dish, menguatkan, dan downconverts blok frekuensi ke blok yang lebih rendah dari frekuensi menengah (IF). Downconversion ini memungkinkan sinyal yang akan dibawa ke penerima TV satelit dalam ruangan menggunakan kabel koaksial relatif murah; jika sinyal tetap pada frekuensi gelombang mikro aslinya maka diperlukan kabel mahal dan tidak praktis. LNB mengubah sinyal dari gelombang elektromagnetik atau gelombang radio menjadi sinyal listrik dan menggeser rentangnya dari C-band atau Ku-band menjadi L-band. LNB adalah bagian yang sangat penting dari kualitas gambar televisi satelit dan jika LNB Anda gagal, maka tidak gambar sama sekali.


Macam-macam LNB :
LNB C Band
LNB C Band dirancang untuk penerimaan sinyal di rentang frekuensi 3,4-4,2 GHz. LNB inilah yang paling dikenal di masyarakat.

Lnb C Band

Lnb C Band

LNB Ku Band
LNB Ku Band atau LNB Universal dirancang untuk penerimaan sinyal di rentang frekuensi 10.7 – 12.75 GHz. Banyak digunakan pada jaringan televise berbayar seperti Astro, Aora, Big, Orange TV dan lain-lain. LNB Ku Band ada 2 macam ada frimefokus dan offset. Lnb frimefokus diletakkan di tengah-tengah dish, sedangkan offset diletakkan agak ke pinggir.

Ku Band Frimefokus

Ku Band Frimefokus

Ku Band Offset

Ku Band Offset

LNB SBand
LNB S Band ini menggunakan setting freq lokal LNB 3620 tetapi bisa saja kita menggunakan freq lokal LNB 5150 dengan menambah kan selisih di ke 2 freq lokal LNB S Band tersebut, maka akan tetap meneroma signal dengan freq yang sudah di modif untuk beberapa receiver digital parabola yang tidak support freq lokal LNB S Band 3820. LNB S BAND hanya bisa menerima Satelit SES 7 at 108.2°E miliknya Indovision / top tv / okevision.

S Band

S Band

LNB Combo
LNB Combo merupakan gabungan antara LNB C Band dan LNB Ku Band

Lnb Combo

Lnb Combo

LNB Combo digunakan untuk menangkap sinyal baik berupa frekuensi C Band maupun Ku Band, yang dipancarkan oleh salah satu satelit.
Receiver Satelit Parabola

Contoh receiver

Contoh receiver

Receiver Satelit Parabola adalah alat untuk menerima sinyal berfrekuensi yang di pancarkan oleh satelit untuk menyiarkan siaran televisi atau radio ke bumi.
Sekarang ini sudah banyak jenis-jenis Receiver Satelit Parabola yang di jual di seluruh Indonesia dari yang harga termurah sampai harga yang mahal atau receiver import, tentunya semuanya memiliki kelebihan dan kekuranganya masaing-masing.
Ada beberapa jenis receiver parabola yang umum di gunakan di indonesia dan admin akan sedikit memberikan informasi tentang Jenis-jenis Reseiver Satelit Parabola ;

Berbagai Jenis Receiver Parabola ;
• Receiver Parabola Analog – Receiver model ini marak di gunakan di tahun 2000an dan sudah menjadi receiver unggulan di jamanya,namun dengan berjalanya waktu receiver analog kini sudah jarang di temui atau di gunakan dan sekarang telah di gantikan dengan Receiver Digital.
• Reseiver Parabola Digital – Reseiver model ini yang sekarang ini menjadi reseiver yang marak di gunakan untuk menerima siaran tv satelit, Receiver digital juga mempuyai beberapa jenis yaitu Receiver digital Mpeg 2,Mpeg 4,HD dan 3D.
Receiver Mpeg 2 adalah receiver yang banyak di gunakan oleh pengguna parabola,namun untuk receiver model ini memiliki kualitas gambar yang sedikit buram,namun memiliki sensitifitas tinggi terhadap sinyal yang di pancarkan oleh satelit dan sangat cocok di gunakan untuk Tracking Satelit Parabola. Kelebihan receiver ini adalah memiliki indicator sinyal berupa angka yang muncul langsung di bagian depan receiver dengan cara mudah cukup tekan “info” di remot.
Sedangkan untuk Receiver Mpeg 4,HD,dan 3D adalah receiver keluaran terbaru yang memiliki banyak fitur dan keunggulan, selain gambar yang jauh lebih jernih receiver model ini juga memiliki banyak fitur pendukung contohnya fitur untuk mengakses internet, membaca USB dan lain-lain, namun Receiver ini biasanya memiliki kelemahan pada tuner penerimaan sinyal satelit yang lemah.

Demikian pembahasan mengenai LNB dan receiver ini. Mudah-mudahan ada gunanya dan insya Allah akan kita lanjutkan ke bagian ke 4nya di lain waktu!
http://www.chaparral.net/lnb/
http://satelite-parabola.blogspot.com/2014/06/receiver-satelit-parabola.html
http://protech-parabola.com/2014/03/15/lnb-s-band-hanya-bisa-menerima-satelit-ses-7-at-108-2e/
http://id.wikipedia.org/wiki/Antena_parabola


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: